Kamis, 17 Desember 2009

seberapa..??


seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu..??
cukup indahkah dirimu untuk slalu kunantikan..??
mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku..??
mampukah kita bertahan di saat kita jauhh..??

seberapa hebat kah untukku banggakan..??
cukupp tangguhkah dirimu untuk salalu kuandalkan..??
mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang..
sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang...

celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
hanya kaulah yang benar-benar memahamiku...
kau pergi dan hilang kemanapun kau suka

celakanya hanya kau lah yang pantas untuku banggakan,
hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
diantara perih aku slalu menantimuu...

mungkin kini kau tlah menghilang tanpa jejak
mengubur smua indah kenangan
tapi aku slalu menunggu mu di sini..
bila saja kau berubah fikirann...

Kamis, 10 Desember 2009

missing


Please, please forgive me,
But I won't be home again.
Maybe someday you'll look up,
And, barely conscious, you'll say to no one:
"Isn't something missing?"

You won't cry for my absence, I know -
You forgot me long ago.
Am I that unimportant...?
Am I so insignificant...?
Isn't something missing?
Isn't someone missing me?

Even though I'm the sacrifice,
You won't try for me, not now.
Though I'd die to know you love me,
I'm all alone.
Isn't someone missing me?

Please, please forgive me,
But I won't be home again.
I know what you do to yourself,
I breathe deep and cry out,
"Isn't something missing?
Isn't someone missing me?"

And if I bleed, I'll bleed,
Knowing you don't care.
And if I sleep just to dream of you
I'll wake without you there,
Isn't something missing?
Isn't something...

Rabu, 09 Desember 2009

09 Desember 09


taun ini kembali kupandangi masa lalu itu....
masa yang kupandang indah,,
mungkin hanya dalam pandanganku, entah anganku....
masa tepat satu tahun yang lalu...

pertama kalinya aku merasa bahagia mampu mengajak orang yang kusuka secara sembunyi-sembunyi untuk bertemu dan mengantarku berkeliling, meluangkan sedikit waktunya untukku....

gerbang untuk masuki hatimu makin terkuak, bahkan kau berdiri dan persilahkan aku memasukinya saat itu...
itu pertama kalinya aku bahagia diterima dalam hatimu....
namun sayangnya...
kisah itu tak abadi...
karena gerbang itu tlah kau tutup kembali...
dan aku masih terduduk menangis di depannya...
berharap kau kan membukanya lagii untukku...

namun sayang, gerbang itu bukan untuk kumasuki lagi..
karena ia telah berpenghuni...


hanya stiker kuning dan baju hijau yang mampu kupegang sbagai knangann...

izinkan aku titipkan kisah cinta kita...
selamanya...