Jumat, 25 September 2009
Minggu, 06 September 2009
Perempuan ini - Audy
bila di hati, telah merasa
begitu pasti, dengan yg ada
tak mau lagi, ku cari pengganti
demi dirimu kujelang waktu
pergilah kekasihku
tinggalkanlah diriku
bila itu yang kau perlu
tuk yakinkan cintamu kepadaku
walau menangis, bagai teriris
aku bertahan, dengan harapan
kata hatimu akan memuntunmu
untuk kembali padaku lagi...
pergilah kekasihku
tinggalkanlah diriku
bila itu yang kau perlu
tuk yakinkan cintamu hanyalah untuk diriku..
oohh.. lelakiku
tinggalkanlah diriku
hanya perempuan ini...
yang terbaik dan sangat sayang padamu...
kata hatimu, pasti menuntunmu....
begitu pasti, dengan yg ada
tak mau lagi, ku cari pengganti
demi dirimu kujelang waktu
pergilah kekasihku
tinggalkanlah diriku
bila itu yang kau perlu
tuk yakinkan cintamu kepadaku
walau menangis, bagai teriris
aku bertahan, dengan harapan
kata hatimu akan memuntunmu
untuk kembali padaku lagi...
pergilah kekasihku
tinggalkanlah diriku
bila itu yang kau perlu
tuk yakinkan cintamu hanyalah untuk diriku..
oohh.. lelakiku
tinggalkanlah diriku
hanya perempuan ini...
yang terbaik dan sangat sayang padamu...
kata hatimu, pasti menuntunmu....
sakiitt.....
Tuhan....
kutau...
kau menciptakan segala apa yg kau ciptakan bukan tanpa sebab.....
kutau smua apa yg kau beri patut kita syukuri....
mungkin...
begitupun rasa yang kumiliki untuknya.....
hamba tak pernah meminta rasa itu untuknya.....
entah mengapa, ia datang dengan tiba2...
mungkin rasa itu memang harus ku syukuri dan kupelihara....
namun....
maafkan hamba....
jika hamba ingin Kau menghapus sgala rasa
yg tlah Kau beri pada hamba, untuknya....
bukan hamba inginkan tuk dustai engkau....
namun hamba tak sanggup lagi tuk mencintainya....
karena mencintainya, sama dengan membunuh jiwa hamba sendiri....
itu terlalu sakit....
dan aku hanyalah manusia biasa.....
hamba tak sanggup lagi....
maafkan hamba ya Allah....
kutau...
kau menciptakan segala apa yg kau ciptakan bukan tanpa sebab.....
kutau smua apa yg kau beri patut kita syukuri....
mungkin...
begitupun rasa yang kumiliki untuknya.....
hamba tak pernah meminta rasa itu untuknya.....
entah mengapa, ia datang dengan tiba2...
mungkin rasa itu memang harus ku syukuri dan kupelihara....
namun....
maafkan hamba....
jika hamba ingin Kau menghapus sgala rasa
yg tlah Kau beri pada hamba, untuknya....
bukan hamba inginkan tuk dustai engkau....
namun hamba tak sanggup lagi tuk mencintainya....
karena mencintainya, sama dengan membunuh jiwa hamba sendiri....
itu terlalu sakit....
dan aku hanyalah manusia biasa.....
hamba tak sanggup lagi....
maafkan hamba ya Allah....
Langganan:
Postingan (Atom)
